Minggu, 01 November 2015

Komunitas Nebengers Ketika Nebeng Jadi Lebih Asyik



Kehidupan perkotaan tak pernah lepas dari masalah kemacetan jalan. Volume kendaraan yang semakin bertambah setiap tahunnya menimbulkan berbagai masalah baik secara individu maupun kelompok, mulai dari konsumsi bahan bakar yang percuma, terbuangnya waktu, hingga polusi udara dan suara. Memang kemacetan itu bukan hal asing untuk di dengar di telinga masyarakat, pemerintah pun juga mencoba menanggulangi kemacetan dengan cara para masyarakat harus mengurangi kendaraan mereka seperti ingin beraktifitas ke kantor dengan menaiki kendaraan umum tetapi masyarakat susah untuk melakukan seperti itu. Akhirnya pemerintah memfasilitasi kendaraan umum yang lebih nyaman seperti bus transjakarta (busway), APTB, kereta commuter line, dan MRT yang sedang proses membangun. Di era sekarang ini yang semakin modern kini orang-orang banyak yang membuat komunitas online seperti gojek, bajaj online, bluejak, ubertaksi, grabike, dan nebengers.

Berbeda dengan komunitas online yang sekarang ini sedang booming, yang menarik penumpang lewat tarif yang sudah di tentukan, nebengers ini berbeda dengan komunitas online yang lain. Nebengers adalah sebuah komunitas yang dibuat oleh Andreas Swasti dan Putri Sentanu pada Desember 2011, bermula dari kepadatan para pengguna angkutan umum dan banyaknya ruang kendaraan pribadi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. komunitas yang bergerak dibidang sosial ini cukup memanfaatkan sosial media seperti twitter dan facebook untuk menggaet anggota, bahkan Jumlah followers Nebengers hingga kini mencapai hampir 50 ribu orang. Komunitas Nebeng mengajak Anda untuk melakukan Penghematan BBM dan Mengurangi Kemacetan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengurangi intensitas/frekuensi penggunaan kendaraan bermotor. Luangkan satu hari dalam seminggu untuk meninggalkan kendaraan bermotor di rumah untuk nebeng di kendaraan salah satu anggota Komunitas Nebeng. Disini masyarakat yang berkendara bisa memberikan kontribusi dalam mengurangi beban subsidi BBM sehingga dananya bisa digunakan untuk hal yang lebih penting seperti pendidikan dan kesehatan. Tak kalah pentingnya untuk turut mengurangi efek pemanasan global yang mengancam pasokan pangan Indonesia. Nebeng.com merupakan biro jodoh Transportasi Komunitas. Nebeng.com bukan Angkutan Umum, Nebeng.com bukan Taksi dan tidak menerima penitipan barang. 

Nebengers berasal dari bahasa indonesia yaitu “nebeng” yang artinya aksi nebeng atau menumpang kendaraan yang searah. Konsep ini memiliki tujuan yaitu untuk melakukan penghematan BBM dan mengurangi kemacetan. Untuk mengurangi volume kendaraan yang ada dimana-mana dengan cara menfaatkan tempat duduk kosong di mobil/sepeda motor, seyogyanya tempat duduk itu bisa dimanfaatkan oleh tetangga, rekan kantor, teman kerabat, saudara atau orang yang belum dikenal yang memiliki rute sama dan satu arah. Saat memberi tumpangan biasanya penumpang punya kesepakatan sendiri. Jika ingin memberikan uang bensin atau uang masuk tol tarifnya pun tidak di patok berapa besarnya hanya seikhlasnya saja, asalkan kedua belah pihak saling menguntungkan.

Banyak yang khawatir jika komunitas Nebengers akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena untuk bergabung dikomunitas ini hal yang paling dibutukan adalah rasa keperayaan antar kedua belah pihak. Namun Andreas Aditya Swasti yakin bahwa tindak kriminal di komunitas ini bisa diminimalisir. Salah satunya dengan melihat rekam jejak penumpang maupun yang memberi tebengan. Karena ini sosial media, maka kita harus tahu dulu orangnya siapa, jadi memang harus ada proses perkenalan dulu, masuk komunitas dulu, jaringan sosial, saling tahu, saling kenal lewat media sosial. Selain twitter ada aplikasi khusus bagi para member yang dapat diunduh di google play yaitu Nebenger 2.0. Dalam aplikasi itu, biodata, reputasi dan lokasi member dapat dilihat dengan baik, tercatat juga ID card dan SIM agar keamanan bisa lebih terjamin. Untuk penebeng bisa membuka aplikasi tersebut lalu melakukan registrasi. Dalam aplikasi tersebut terdapat berbagaimacam fasilitas seperti :
1.     #nebengcantik à untuk tumpangan khusus perempuan
2.   Nebengers Antar Kota à membantu kita untuk sharing biaya perjalanan & menemukan teman baru
3.      Nebengers Goes To School à tebengan yang disediakan untuk anak sekolah
4.   Karir Kurir à platform untuk mendapatkan penghasilan tambahan sebagai kurir dengan    memanfaatkan tenaga dan waktu luang.

Saat ini Nebengers memiliki 12 distrik yang dilengkapi lurah, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Bekasi, Tangerang Selatan, Bandung, Bogor, Cinere, dan Depok. Tugas Lurah adalah memverifikasi. Verifikasi yang dilakukan adalah memastikan kebenaran warga dengan rute yang disebutkan, mencari tahu orang tersebut benar-benar nyata atau tidak, verifikasi tersebut dilakukan salah satunya melalui kopdar.

Selain itu juga terungkap banyak cerita seru antar sesama Nebengers. Komunitas ini tak hanya berbagi kursi penumpang namun juga akhirnya berbagi info lowongan kerja, pertemanan dan membangun relasi. Selain itu, ada juga yang bahkan mendapatkan pacar. Selain terus melakukan kegitan komunitas, nebengers juga telah meluncurkan buku yang berisikan tentang beragam cerita para anggota nebengers, manfaat tebengers, seperti manfaat ekonomis, sosial, lingkungan.. Web mengenai nebengers bisa dilihat di http://www.nebengers.com/, sedangkan twitternya kita dapat melihatnya di @nebengers.

Sebagai masyarakat dan mahasiswa saya tentu mendukung langkah pemuda pemudi indonesia untuk terus menemukan inovasi terbaru menciptakan sesuatu yang berguna dan berbeda. Meskipun ini baru langkah awal namun respon dan simpati masyarakat terhadap komunitas ini sangatlah baik. Harapan saya pribadi semoga komunitas ini bisa terus berkembang dan bisa mengurangi sedikit beban pemerintah dalam upaya mengatasi kemacetan yang semakin parah saat ini, khususnya di Jakarta.




Tugas Psikologi dan Teknologi Internet
Kelas 2PA21

Fauziah Hairunnisa           14514083
Firda Hayati                      14514255
 Shifa Amalia                     1A514229
  Tresna Destiana I              1A514817
  Umayroh                           1C514849
  Windy Nurlia Rizky          1C514283
  Yuliana Rizdyawati           1C514551



 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar